Pages

Thursday, December 22, 2011

Air Mata Ibu

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak".
"Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat.
"Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."

Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"
Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.

Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan. "Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"
Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cercaan dan kedurhakaan dari anaknya itu.

Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.

Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada
bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan
jantung agar tak terkoyak?
Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk
memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang
diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.

Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan".

Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu ketika beliau masih hidup..

Muslim Ngucapin Selamat Natal??

Assalamu 'alaikum...

baru baru ni saia nonton video ceramah Ustadzah Hj.Irene Handono... ustadzah Irene adalah mantan seorang biarawati yg kemudian mendapat hidayah dari Allah sehingga beliau masuk kedalam Islam.. didalam video ini beliau membongkar segala hal mengenai agama kristen.. sehingga saia menjadi ingin menuangkan ceramahnya kedalam bntuk tulisan..

namun saia tidak tertarik membahas mengenai agama kristen disini, yg saia bahas adalah bagaimana hukumnya jika kita sbg muslim mengucapkan selamat natal bahkan ikut merayakan natal bersama teman kita yg non muslim... okelah..

cekidot...

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------

Berikut adalah fatwa ulama besar Saudi Arabia, Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin rahimahullah,

Beliau rahimahullah pernah ditanya,“Apa hukum mengucapkan selamat natal (Merry Christmas) pada orang kafir (Nashrani) dan bagaimana membalas ucapan mereka? Bolehkah kami menghadiri acara perayaan mereka (perayaan Natal)? Apakah seseorang berdosa jika dia melakukan hal-hal yang dimaksudkan tadi, tanpa maksud apa-apa? Orang tersebut melakukannya karena ingin bersikap ramah, karena malu, karena kondisi tertekan, atau karena berbagai alasan lainnya. Bolehkah kita tasyabbuh (menyerupai) mereka dalam perayaan ini?”

Beliau rahimahullah menjawab:Memberi ucapan Selamat Natal atau mengucapkan selamat dalam hari raya mereka (dalam agama) yang lainnya pada orang kafir adalah sesuatu yang diharamkan berdasarkan kesepakatan para ulama (baca: ijma’ kaum muslimin)

dalam salah 1 bagian ceramahnya, ustzh Irene menyatakan bahwa, Gereja telah menginstruksikan kepada seluruh ummatnya utk mengucapkan selamat idul fitri kepada umat islam.. ini adalah suatu umpan, agar umat islam merasa berhutang utk membalas mengucapkan selamat natal. gereja bukannya tidak tahu bahwa umat islam diharamkan mengucapkan selamat natal, mereka sangat tahu, tapi inilah siasatnya agar umat islam meninggalkan akidahnya..

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka (QS Al Baqarah 120)

mengucapkan selamat natal, sama halnya mengucapkan selamat atas lahirnya tuhan Jesus…

bukankah sangat jelas bahwa ini melanggar akidah??

kita sebagai muslim mengucapkan selamat utk kelahiran Jesus?????

wiiiih,, Jangan sampai lah kita macem tu ya..

ada 2 hubungan yg harus kita jaga dengan baik..

1. Hablum minallah (Hubungan dengan Allah)

2. Hablum minannaas (Hubungan dengan Manusia)

Sbg muslim, kita haruslah pandai-pandai menjaga keduanya..

Harus pandai membedakan, mana hablum minannaas, dan mana hablum minallah.

Jangan sampai hablum minannaas yg kita lakukan merusak hablum minallah kita..

hubungan toleransi dgn pemeluk agama lain, juga termasuk hablum minannaas..

Namun hablum minannass yg bagaimana yg dimaksud??

dalam Islam, toleransi hanyalah sebatas ‘Lakum diinukum Wa liyadiin- Bagimu agamamu dan bagiku agamaku (QS Alkafiruun (6) )

Tak ada urusan bagi kita untuk mencampuri agama mereka…

Jikalau kita mengucapkan selamat natal, maka ini sudah menyinggung bagian dari Hablum minallah…

Karna sudah masuk dalam konteks akidah..

Bukan lagi toleransi yg kita lakukan, melainkan sudah berubah menjadi Intervensi..

Intervensi adalah suatu golongan yg ikut mencampuri urusan dari golongan lainnya..

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad)

jadi apabila kita ikut mengucapkan selamat natal, maka kita pun otomatis akan menjadi bagian dari mereka.. ya toh?? Bener toh??

Dalam hablum minannaas, Jika seseorang berbuat baik kepada kita, maka kita pun wajib berbuat baik kpda mereka…

Sama halnya dgn mereka para non muslim.. jika mereka berbuat baik kepada kita dgn mengucapkan selamat idul fitri, maka kita pun wajib membalas kebaikan mereka, TAPI BUKAN DENGAN MENGUCAPKAN SELAMAT NATAL.

Kita bisa mengucapkan hal lain kpda mereka, misalnya, semoga anda semakin sukses, semoga usia anda diperpanjang, atau do’a do’a kebaikan lainnya.. asalkan bukan pujian trhadap hari raya nya..

Perbuatan baik harus kita balas dengan perbuatan baik, hanya saja harus mampu meletakkan perbuatan baik tsb pada tempatnya..

Kesimpulan:

- Pertama, Kita –kaum muslimin- diharamkan menghadiri perayaan orang kafir termasuk di dalamnya adalah perayaan Natal

- Kedua, Kaum muslimin juga diharamkan mengucapkan ’selamat natal’ kepada orang Nashrani dan ini berdasarkan ijma’ (kesepakatan) kaum muslimin sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnul Qoyyim

- Ketiga, tidak diperbolehkan seorang muslim pergi ke tempat seorang pun dari orang-orang kafir untuk mengucapkan selamat hari raya.

- Keempat, membantu orang Nashrani dalam merayakan Natal juga tidak diperbolehkan karena ini termasuk tolong menolong dalam berbuat dosa.

- Kelima, diharamkan bagi kaum muslimin menyerupai orang kafir dengan mengadakan pesta natal, atau saling tukar kado (hadiah), atau membagi-bagikan permen atau makanan dalam rangka mengikuti orang kafir pada hari tersebut.

“Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mu’min, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.” (Qs. An Nisa’ [4]: 115)


Akastya Ghifary

Saturday, March 26, 2011

Canda Rasulullah (Jujur dan Bermanfaat)

Di tengah kesibukan kita adakalanya kita butuh sesuatu yang fresh, yang tentunya dapat menyegarkan kembali jiwa kita. Mungkin canda adalah salah satu solusinya. Ya, canda memang dapat menghibur, mencairkan suasana, menghilangkan ketegangan, menenangkan keresahan dan meredakan amarah. 
Bahkan, tak jarang di dalam setiap canda yang kita berikan akan tercermin rasa persaudaraan dan persahabatan yang seakan penuh keakraban… Di satu sisi, canda yang dapat membuat orang lain senang dapat disebut sebagai kebaikan karena Nabi Shallallaahu alaihi wa Sallam mengisyaratkan dalam haditsnya bahwasanya senyum yang dengannya orang menjadi senang adalah suatu kebaikan.

Beliau bersabda,
“Senyummu untuk saudaramu, adalah shadaqah bagimu…” (HR. At Tirmidzi)

Namun tentunya canda juga ada batasannya, seperti tidak berlebihan apalagi kalau sampai berdusta sebagaimana Rasulullah bersabda:
“Celakalah orang yang berbicara lalu mengarang cerita dusta agar orang lain tertawa, celakalah!” (HR. Abu Dawud)

Tentunya ada seseorang yang layak dijadikan teladan bagi kita dalam masalah yang satu ini. Siapa lagi kalau bukan sang leader kita Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Salam. Ya dibalik ketegasannya Rasulullah juga mempunyai sisi humoris sebagai seorang manusia. Berikut beberapa canda beliau.

1) Anak Unta
Seseorang sahabat mendatangi Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Salam, dan dia meminta agar Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Salam membantunya mencari unta untuk memindahkan barang-barangnya.
Rasulullah berkata : “Kalau begitu kamu pindahkan barang-barangmu itu ke anak unta di seberang sana”.
Sahabat bingung bagaimana mungkin seekor anak unta dapat memikul beban yang berat.
“Ya Rasulullah, apakah tidak ada unta dewasa yang sekiranya sanggup memikul barang-barang ku ini?”
Rasulullah menjawab, “Aku tidak bilang anak unta itu masih kecil, yang jelas dia adalah anak unta. Tidak mungkin seekor anak unta lahir dari ibu selain unta”
Sahabat tersenyum dan dia-pun mengerti canda Rasulullah. (Riwayat Imam Ahmad, Abu Dawud dan At Tirmidzi. Sanad sahih)

2) Wanita Tua & Syurga
Seorang perempuan tua bertanya pada Rasulullah: “Ya Utusan Allah, apakah perempuan tua seperti aku layak masuk surga?”
Rasulullah menjawab : “Ya Ummi, sesungguhnya di surga tidak ada perempuan tua”.
Perempuan itu menangis mengingat nasibnya Kemudian Rasulullah mengutip salah satu firman Allah di surat Al Waaqi’ah ayat 35-37 
Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya”.
(riwayat At Tirmidzi, hadist hasan)

3) Pelukan Rasulullah
Seorang sahabat bernama Zahir, dia agak lemah daya pikirannya. Namun Rasulullah mencintainya, begitu juga Zahir. Zahir ini sering menyendiri menghabiskan hari-harinya di gurun pasir. Sehingga, kata Rasulullah, “Zahir ini adalah lelaki padang pasir, dan kita semua tinggal di kotanya”.
Suatu hari ketika Rasulullah sedang ke pasar, dia melihat Zahir sedang berdiri melihat barang-barang dagangan. 
Tiba-tiba Rasulullah memeluk Zahir dari belakang dengan erat.

Zahir : “Heii……siapa ini?? lepaskan aku!!!”, Zahir memberontak dan menoleh ke belakang, ternyata yang memeluknya Rasulullah.
Zahir-pun segera menyandarkan tubuhnya dan lebih meng-eratkan pelukan Rasulullah.
Rasulullah berkata : “Wahai umat manusia, siapa yang mau membeli budak ini??”
Zahir : “Ya Rasulullah, aku ini tidak bernilai dipandangan mereka”
Rasulullah : “Tapi di pandangan Allah, engkau sungguh bernilai Zahir. .
Mau dibeli Allah atau dibeli manusia?”
Zahir pun makin mengeratkan tubuhnya dan merasa damai dipelukkan Rasulullah.
(Riwayat Imaam Ahmad bin Hambal dari Anas radiyallahu anhu)

Subhanallah… Canda segar seperti inilah yang akan menimbulkan senyuman – senyuman manis dari orang – orang di sekitar kita serta dapat menjadikan pergaulan serasa hangat dan penuh keindahan…
Wallahu’alam.

Jadi Aktivis Dakwah?? Siapa takut !

Aktivis dakwah, kata kata yang sudah tak asing lagi ditelinga para pemuda pemudi tarbiyah..
Tapi tentu saja masih asing di telinga orang awam ya.
Okelah, saya paparkan dengan mudah aja ya..
Aktivis dakwah adalah seseorang atau sekumpulan orang orang yang pada hakikatnya dipilih secara khusus oleh Allah untuk menegakkan islam dalam 1 komunitas tertentu.
Misalnya bagi yang masih SMA, biasanya Aktivis dakwahnya disebut dengan 'Anak Rohis'..
Bagi yang sudah kuliah, disebut ADK (Aktivis Dakwah Kampus).
Beda halnya dengan yang dalam skala besar yang bergerak dalam masyarakat, mereka akan disebut sebagai suatu Jama'ah..



Misalnya, Salafi, Ikhwanul Muslimin, Muhammadiyah, dan masih banyak lagi.. 
Tapi tujuan dari semuanya tetap 1, yakni menyebarkan dan menegakkan Islam di bumi Allah..


Aktivis Dakwah dalam masyarakat, kita tidak bahas dulu ya, karna skalanya terlalu besar..
  Saya belum mampu membahas kesana..  hehehe

Yang kita bahas adalah seputar Anak Rohis dan ADK..
Seperti apa sih Aktivis Dakwah itu??

Yang pasti, secara sikap, dan keimanannya, mereka harus mampu melebihi atau mengimbangi taraf keimanan orang orang 'awam' yang akan didawahinya,
Karena, bagaimana mungkin seorang yang ilmu dan imannya masih cetek, tapi malah mendakwahi orang orang yang 'mungkin' keimanannya lebih tinggi.

Selain itu segala dakwahan yang mereka sampaikan, haruslah tercermin dalam kehidupan mereka sehari hari.

Mari merenung sejenak..

Sudah berapa lama kita ikut pengajian?
Sudah berapa kitab yang kita baca?

Sudah berapa muhadhorah yang kita dengarkan?


Sungguh suatu kenikmatan ketika seseorang bisa aktif ikut pengajian, akan tetapi apakah kita siap untuk menjawab pertanyaan yang pasti akan ditanyakan kepada kita semua, sebagaimana yang dikabarkan Nabi saw.:

وعَنْ عِلْمِهِ, مَاذَا عَمِلَ فِيهِ؟

“Dia akan ditanyakan tentang ilmunya, apa yang telah diamalkan dari ilmunya?”

Tapi, bagi yang merasa ilmu nya masih cetek, jangan down dulu.

Karena pada dasarnya, Semua orang berhak dan bahkan Wajib untuk menjadi da'i..
So, yuk dari sekarang kita mulai bina diri kita kearah yang lebih baik, SAMBIL mengajak orang lain untuk berubah juga (baca: berdakwah).

Beberapa Hal yang kudu diperhatiin aktivis dakwah:

1. Niat, Ilmu, dan Amal

Sesungguhnya semua amalan itu terjadi dengan niat, dan setiap orang mendapatkan apa yang dia niatkan (HR. Bukhori)

nah, saatnya tanya ke hati kita, apa yang menjadi niat kita saat bergabung dalam barisan dakwah?

Ikhlas lillahi Ta'ala?
Cari muka sama lawan jenis?
Iseng iseng doank?
atau ada alasan lain?
Ingatlah, apa yang kita niatkan di awal, karena itulah yang akan kita dapat.

Selanjutnya, adalah Ilmu,

sebagai aktivis dakwah sudah semestinya kita memiliki banyak ilmu untuk bekal kita dalam kehidupan dan juga untuk bekal dalam berdakwah.

Ada banyak keuntungan bagi orang yang berilmu, salah satunya, keberadaan kita akan ditinggikan loo disisi Allah.
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan, beberapa derajat. (Q.S. Al-Mujadalah: 11)

Ada banyak sekali lahan ilmu yang bisa kita manfaatkan,

Pengajian rutin di masjid, Forum Halaqoh, Baca Buku, Tadabbur Al qur'an, Diskusi bersama ulama, dan masih banyak lagi.

Next, Amal.

Sekarang kita telah memiliki niat yang baik, dan Ilmu yang mantap, namun masih akan sangat kurang jika tidak disertai dengan amalan yang baik..
Gunakanlah Niat dan Ilmu kita untuk memperkokoh amalan amalan kita..
Jangan sampai Ilmu-ilmu yang kita miliki tidak kita amalkan dalam kehidupan.

لاَ تَزُوْلُ قَدَمَا الْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتىَّ يُسأَلَ عَنْ خَمْسِ خِصَالٍ”،

“Tidak akan bergerak kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ditanya tentang lima perkara.”
Di antara lima perkara tersebut yang disebutkan oleh Nabi saw.:
وعَنْ عِلْمِهِ, مَاذَا عَمِلَ فِيهِ؟
“ Dia akan ditanyakan tentang ilmunya, apa yang telah diamalkan dari ilmunya?”

2. Gaya Pakaian dan Kata kata itu PENTING!!


Untuk para Ikhwan dan Akhwat, sudah ada ciri khas masing masing dalam berpakaian, so, jangan sampai terkotori dengan hadirnya Ikhwan Akhwat yang berbusana layaknya anak muda 'zaman sekarang' yang sudah tak terkontrol lagi nilai spiritualnya.

Kalau dipikir pikir, mana ada manusia yang mau didakwahin sama orang yang gaya nya slenge'an, atau full style, ya kan? (ya iyalah!)
Perlihatkan lah keindahan diri kita..
Mulakan dengan keindahan hati, lanjutkan dengan keindahan kata kata, lengkapi ia dengan keindahan penampilan.
Aura luar biasa pun akan kita miliki, sehingga tidak akan sulit untuk bisa diterima oleh suatu masyarakat.
:)

Siapa saja yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaknya ia mengatakan yang baik atau diam (Ibnu Majah)


Sebaik-baik manusia ialah seorang muslim yang dirinya dan orang lain selamat dari kejahatan lisannya”.

3. Ini nih yang paling penting, SEMANGAT !, PANTANG MENYERAH!

Tau lagunya nasyid Saujana ga?
Yang judulnya, Suci Sekeping Hati..

Jalan kebenaran

Tak akan selamanya sunyi...
Ada ujian yang datang melanda..
Ada perangkap menunggu mangsa...


perlu diingat, tidak selamanya perjuangan dalam dakwah itu mudah,

akan ada banyak sekali rintangan.
baik itu rintangan dari luar, ataupun rintangan dari dalam..

yang dibutuhkan disini adalah ke istiqomahan kita dalam berjuang.
Tak kenal menyerah,
Tak kenal takut,
Dan terus tingkatkan semangat juang, hingga dakwah ini membawa perubahan bagi kita dan orang banyak.


Tetap semangat saudara saudaraku...
Jalan kita masih panjang.
Ayyuhal ikhwah,
Mari kita kembalikan Kejayaan islam dengan semangat jihad dan kebersamaan kita..










Monday, February 7, 2011

Tips Menghilangkan Cinta Prematur

1. Sibukkan diri dengan aktivitas yang menguras tenaga dan pikiran, sehingga kita tidak punya waktu luang untuk memikirkannya. Kalau malam juga mudah tidurnya, karena sudah terlalu lelah. Namun kalau waktu luang kita banyak, pikiran akan mengembara. Tabiat pikiran adalah mudah memikirkan hal-hal yang berkesan, enak dan indah. Memikirkan orang yang dicintai termasuk kriteria tersebut, sehingga akan semakin sulit kita melupakannya.
2. Jauhi interaksi langsung maupun tidak langsung dengan orang yang dicintai. Jika Anda satu organisasi dengan dia, mungkin Anda perlu cari organisasi lain. Buang juga benda-benda yang mengingatkan Anda kepada si dia. Bahkan kalau perlu jangan menerima telpon/sms darinya untuk sementara waktu atau seterusnya.
3. Jika Anda teringat dengan kebaikannya atau saat-saat indah dengannya, imbangi ingatan tersebut dengan mengingat-ingat kekurangannya atau saat-saat yang paling menyakitkan dengannya. Cara ini akan mengurangi rasa suka/cinta yang berlebih-lebihan dengannya.

4. Saingi rasa cinta Anda kepadanya dengan meningkatkan rasa cinta Anda kepada Allah SWT. Jika Anda mencintai Allah, niscaya rasa cinta (yang berlebihan) kepada orang lain akan hilang. Cinta kita kepada orang lain lebih bersifat universal dan rasional karena di hati kita hanya ada cinta sejati kepada Allah SWT.

5. Perbanyak ibadah dan berdoa yang sungguh-sungguh kepada Allah. Minta kepada Allah SWT untuk membalikkan rasa cinta Anda kepada si dia menjadi rasa hambar kepadanya. Ingat! Allah yang mempunyai hati kita dan Ia juga yang mampu membalikkan hati kita. Jika Anda mengatakan sudah berdoa kepada Allah tapi malah mimpi yang indah-indah dengan dia, itu berarti Anda tidak ikhlas dan sungguh-sungguh meminta kepada Allah untuk membantu Anda melupakannya. Mungkin malah Anda tidak ikhlas dengan kehendak Allah yang tidak menginginkan Anda bersama dengannya.

6. Yakini dunia tidak seluas daun kelor dan wanita bukan hanya dia saja. Mungkin ada jodoh lain yang lebih cocok untuk Anda di tempat lain. Perluas pergaulan, sehingga kita bisa mendapatkan isyarat-isyarat cinta yang lebih universal dari lingkungan pergaulan kita yang luas tersebut.

7. Kalau sudah putus, jangan terlalu berangan-angan untuk rujuk kembali sehingga kita menjadi plin-plan bersikap kepadanya. Keinginan rujuk (nyambung) kembali membuat pikiran kita menjadi sulit melupakannya. Anggap saja Anda sudah putus selama-lamanya dengan dia, sehingga hati Anda tidak selalu ‘bermain-main’ memikirkan dia.


Demikian saran saya. Semoga Anda mampu melupakannya dan mendapatkan jodoh yang sholihah di kemudian hari dengan cara-cara yang Islami.

Wednesday, January 19, 2011

Mulailah pergaulan dengan 3A

Bismillahirohmanirohim..

Adapun pergaulan dimulai dari 3A, yakni:

1. Aku aman bagimu
Untukmenciptakan suasana yang aman,seseorang harus dapat memonitor semua anggota badanya dan jangan sampai melukai hati orang lain
Praktekkan 5 S (senyum,salam,sapa,sopan dan santun)

Dianjurkan untuk menghindari hal-hal sebagai berikut:
1.  penghinaan
2.  Ikutcampur urusan orang lain
3.  memotong pembicaraan
4.  membanding-bandingkan
5.  mengungkit masa lalu
6.  merusak kebahagian orang
7.  jangan mengambil hak orang
8.  jangan marah
9.  jangan mentertawakan
10.hati2 dalam penampilan
11.bau badan dan bau mulut






2) Aku menyenangkan bagimu
menyenangkan orang lain itu ibadah
Diharapkn mengendalikan hal2 berikut:
1.saat kita menyuruh
2.saat mempersilakan
3.saat melarang
4.saat meminta sesuatu
5.saat menolak apapun


Laksanakanlah hal-hal berikut:
1.wajah ceria
2.senyum tulus
3.kata-kata yang lembut
4.selalu menyapa
5.gemar mengucapkan salam
6.bersikap sopan
7.menyenangkan orang lain
8.penampilan yang menyenangkan
9.mampu memaafkan orang lain




3) Aku bermanfaat bagimu
Lakukanlah hal-hal berikut:
1.rajin silahturahmi
2.saling berkirim hadiah 
3.gemar menyumbang ilmu

Monday, January 17, 2011

Cinta dalam kacamata Fisika

Artikel kali ini saya hadiahkan buat teman2 yg masih menunggu di sayup rindunya,
yang rela dan ikhlas melepaskan sang kekasih hati yg belum saatnya utk dicicipi cintanya..
Tapi, kayaknya setan ga mungkin menyerah untuk menggoda kita, pasti ia akan kembali mengajak kita utk kembali pada kesalahan,
dengan cara menekan kembali kerinduan dan hawa nafsu kita untuk memiliki sang kekasih yang telah rela untuk kita lepaskan ...
haduuuh,
si setan nih emg ga ada nyerahnya ya...
untuk melawan si setan itu, nih ada tipsnya...
mari kita hubungkan antara Cinta dan Fisika..

yuuuuk..



Teman-teman semua pasti pernah kan belajar Fisika waktu sekolah dulu??
Yang mau kita bahas adalah mengenai Hukum Kekekalan Energi, yang bunyinya :
"Energi tak dapat diciptakan ataupun dimusnahkan, tapi dapat diubah ke dalam bentuk lainnya"
ngerti ga maksudnya?
(kalau dari raut wajahnya, kayaknya ga ngerti nih, hehehe becandaaaaa)


Gini lo maksudnya, kita ga akan mampu membuat atau memusnahkan energi, tapi kita mampu mengubahnya ke bentuk lain.
Misalnya nih...
Pada kipas angin, terjadi perubahan energi,
Yaitu Energi listrik yang diubah menjadi energi gerak...
Pada Setrika, Energi listrik diubah menjadi energi panas...
ya gitu deeeh kira kira...


loh, trus hubungannya dengan cinta apaan????


Kalau kata para pujangga cinta nih yeee,
Cinta itu adalah Energi kehidupan...
Tanpa cinta, kehidupan tidak akan berarti dan bermakna bagi manusia..


berarti..
Cinta = Energi
sekarang kita susisusikan(maksudnya subtitusi,hehe) ke hukum kekekalan energi tadi..


"Cinta tak dapat diciptakan ataupun dimusnahkan, tapi dapat diubah ke dalam bentuk lainnya"


saya ga perlu jelasin panjang lebar..
yang mau saia bagi tau adalah..
kita gak perlu bersusah payah untuk memusnahkan cinta yg telah salah kita bina..
karna cinta yg udah kita bina ga mungkin mampu kita musnahkan..
(percaya deeeehh)


lebih baik cinta tersebut kita alihkan dan kita rubah menjadi cinta kepada Sang Maha Cinta...
Pemilik Cinta yang hakiki..
Pemilik cinta yang sejati...


Dan di antara manusia ada yang menjadikan selain Allah sebagai tandingan-tandingan (bagi Allah), mereka mencintai tandingan-tandingan tersebut seperti cinta mereka kepada Allah.” (Al-Baqarah: 165)


Percayalah, ketika cinta yang terbina adalah cinta untukNya,
maka tak akan ada lagi cinta tidak hakiki yang mampu menembus hati kita..
kecuali cinta yang kita bina untuk seseorang karena cinta kepadaNya... (baca: untuk istri dan keluarga)


so, ayo bergerak..
"jangan lagi berusaha menciptakan ataupun memusnahkan cinta yg ada di hati kita,
sekarang saatnya kita rubah energi cinta yg kita miliki menjadi cinta kepada Sang Pencipta.."


3 hal yg barangsiapa ketiga ada pada diri niscaya dia akan mendapatkan manis iman:
- Hendaklah Allah dan Rasul-Nya lbh ia cintai daripada selainnyaa
- Hendaklah dia mencintai seseorang dan tidaklah dia mencintai melainkan krn Allah
- Hendaklah dia benci utk kembali kepada kekufuran setelah Allah selamatkan dia dari kekufuran itu sebagaimana dia benci utk dilemparkan ke dlm neraka.”
(HR. Al-Bukhari)


cara merubah tu cinta gimana??
nih..:


Ibnul Qayyim mengatakan bahwa di antara sebab-sebab adanya cinta (kepada Allah) ada sepuluh perkara:
- membaca Al Qur’an, menggali, dan memahami makna-maknanya serta apa yang dimaukannya.
- mendekatkan diri kepada Allah dengan amalan-amalan sunnah setelah amalan wajib.
- terus-menerus berdzikir dalam setiap keadaan.
- mengutamakan kecintaan Allah di atas kecintaanmu ketika bergejolaknya nafsu.
- hati yang selalu menggali nama-nama dan sifat-sifat Allah, menyaksikan dan mengetahuinya.
- menyaksikan kebaikan-kebaikan Allah dan segala nikmat-Nya.
- tunduknya hati di hadapan Allah
- berkhalwat (menyendiri dalam bermunajat) bersama Allah
- duduk bersama orang-orang yang memiliki sifat cinta dan jujur.
- menjauhkan segala sebab-sebab yang akan menghalangi hati dari Allah


“Dan orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah.” (Al-Baqarah: 165)


“Maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya.” (Al-Maidah: 54)


yah, kira kira seperti itulah
ayo bergerak, jangan mau diatur oleh cinta, kitalah yang harus mengatur cinta..
^_^


waah, panjang juga ya,,
hehe
emang kalau mbahas cinta, ga akan ada habisnya..
mungkin ini aja dulu dari saya..
semoga kita semua semakin istiqomah untuk menjaga hati ini...


Doakanlah yang masih kesendirian..
agar slalu tetap terjaga hatinya...
(Maidany_Mewangi di Jingga)


Tuhanku..
Berikanku cinta yang Engkau titipkan..
Bukan cinta yang pernah kutanam.. (Maidany_Menghapus kenangan)




special thanks for my inspirators to write this article:
- Seorang sahabat (M.I)
- Seorang Murobbi
- Saudara saudara setarbiyah
kalian orang orang yang luar biasa..



semoga berguna...